Thursday, November 29, 2007

duka

kemarin aku baru tahu,
seorang adik meninggal dunia
dalam tubuhnya 'rusak' parah
akibat narkotika yang pernah dikonsumsinya
aku sediiihhhh
betul-betul sediiihhhh
aku baru saja dekat dengannya
setelah bapaknya meninggal beberapa waktu lalu
betapa sulitnya ia mencari kerja
karena selalu terbentur di tes kesehatan
dan ia bahkan hendak pulang ke jawa
untuk melakukan entah apa di sana
aku selalu tidak tahu
kata-kata apa yang tepat
untuk ku katakan
pada ibunya
...

Tuesday, November 20, 2007

Honesty



sepertinya

semakin dewasa hanya membuat orang semakin pandai berbohong

berbohong dan menyelesaikan masalah dengan tertawa

dengan begitu dapat menghindar dan hati kita tidak terluka

tetapi

seseorang di antara kita

memiliki seseorang yang dapat membuat kita jujur

dengan apa yang ada dalam diri kita sendiri

ah

dapat merasakan sesuatu yang sama

meskipun tanpa kata

bisa saling mengerti

(mito orihara, 1989, honesty, kimiga kokoni iru)

Sunday, November 18, 2007

kartu



outside card :

I notice...


inside:

that you dont notice me...


hehehe, aku pertama kali liat kartu ini waktu temanku ngajak ke sebuah toko. wah, kartunya "gue buanget" hehehe...akhirnya jadi tertarik untuk beli juga deh...


Outside :
I love the way you walk,
I love the way you smile
inside:
do you even realize that I'm exist...
nah, kartu kedua ini juga sama asiknya...kata-katanya pas dengan gambarnya...
itu 2 dari 10 kartu yang aku beli karna jatuh cinta sama gambar dan kata-katanya....
contoh: 1 kartu bergambar singa ketusuk duri landak dengan tulisan di bawahnya: I'm sorry if it hurts you...dan di dalam kartunya tertulis: all I want is to be your friend....
or another kartu, yang didepannya tertulis: everything has its beginning....dan didalam kartunya tertulis: but for us....now is the end...
hehehe....aku suka kartu-kartu yang kata-katanya simpel euy...gak banyak tulisan tapi gambarnya representative...
dari dulu aku suka ngumpulin kartu ucapan, jaman2 SMA kali ya...1 koleksiku yang paling berharga adalah gambar laki-laki yang bertelanjang dada sambil memeluk bayi....atau foto jari orang dewasa yang digenggam bayi...entah kenapa, aku suka foto gabungan antara laki-laki dan bayi....or bahasa tangan yang seperti iklan shampoo bayi bermerek tertentu...hehehe...

Saturday, November 17, 2007

pasangan


aku tuh selalu pengen jadi peramal,
jadinya suka so tahu memprediksi segala hal...
sebetulnya sih lebih tepat mengasah membaca pola
setiap orang punya pola,
kalo nggak ilmu psikologi mungkin gak ada ya
apalagi paranormal...
atau kedokteran
atau ilmu lain....
karena semuanya dasarnya adalah membaca pola
artinya semuanya teratur dan bekerja sesuai sistem
siapa yang mengatur, hayo....
termasuk orang yang mengaku tidak teratur sebetulnya polanya teratur
misalnya pekerja malam
itu kan sangat teratur nggak teraturnya...

apa sih,

aku sebetulnya pengen ngomong tentang pasangan
kemarin aku bekerja bersama salah satu partner baruku
aku pertamakalinya merasakan ingin menikah dengan melihatnya
kayaknya pernikahan partner baruku itu begitu indah
aku melihat suaminya begitu mendukung sang istri
dan aku melihat betapa temanku begitu mengakomodir kebiasaan suaminya
...

aku jadi merasa, ini yang aku butuhkan dari seorang suami
seseorang yang tahu kelebihan dan kelemahanku
lalu memotivasiku mencapai perkembangan optimalku
dan
aku juga harus memberikan suamiku ruang baginya menjalankan roda hidupnya
mempercayakan hidupku (and our children) padanya
lalu mendukungnya berkembang dengan optimal
...

rasanya beda
saat aku melihat temanku yang lain
karena seringkali yang terlintas di pikiranku
oo...yang ini mungkin bentar lagi akan bercerai
oo..yang ini mungkin akan penuh dengan keluhan
oo...yang ini mungkin akan selingkuh
oo...dst
...

tapi aku selalu mengucap 'astagfirullah'
dan mendoakan yang terbaik untuk mereka...
apapun itu...
...

Friday, November 16, 2007

rasa sayange

lagi kepikiran ajah....
mengapa ya orang suka bertanya, "Bagaimana rasanya...."
"Gimana rasanya jadi istri/suami/selingkuhan/(you can add up) ?"
"gimana rasanya punya anak ?"
"Gimana rasanya sidang ?"
"Gimana rasanya ditinggal orang ?"
....
padahal katanya rasa itu sesuatu yang subjektif
berarti rasa yang aku rasakan terhadap suatu hal pasti tidak sama dengan yang orang lain rasa terhadap hal yang sama
lalu pertanyaan bagaimana rasanya akan lead to apa ya ?
....

You were everything, everything that I wanted
We were meant to be, supposed to be, but we lost it
And all of the memories, so close to me, just fade away
All this time you were pretending
So much for my happy ending
Oh oh, oh oh, oh oh...

Friday, November 09, 2007

God really do work in mysterious ways


beberapa hari yang lalu ada telp-ku berbunyi...
ternyata ada tawaran kerjaan baru
orang yang menelponku mengatakan bahwa ia direkomendasikan oleh seniorku
jadilah kita janjian bertemu di kantornya untuk membahas kerjasama kerja tersebut
pada hari H-nya datanglah diriku ke kantor tersebut..

jreng...

dalam hati: "kayaknya pernah lihat deh orang ini!"

lalu kita ke ruangannya dan dia membicarakan garis besar keinginan yang dimaksudnya
aku membahas dari sudut apa yang biasa aku kerjakan
ternyata pembicaraan itu gak berlangsung terlalu lama (soal pekerjaannya sih)
dan he immediately said yes...

dalam hati: "orang ini pernah liat dimana ya ?"

dia berbicara lagi dan aku mendengarkan sampai pada titik dimana aku tahu ada orang yang juga cocok untuk bekerjasama dengannya...lalu dia mengatakan bahwa ia pernah kerjasama dengan salah satu seniorku itu di tempat kerjanya yang dulu...

Jreng...

dalam hati: "AHA ! bener ! aku tahu orang ini, dulu aku pernah mengajukan proposalku untuk menjalin kerjasama yang sama dengan ini tapi di tempat kerjanya dulu, dan aku gagal karena ia menggunakan jasa seniorku..."

aku jadi inget sedihnya dulu waktu tawaran ini ditolak, dan sekarang dia menawarkan ide yang aku berikan padanya dulu untuk aku kerjakan....and he wants me to handle it by myself...

pulang dari tempat itu...aku melamun...

betul ya, semua ada waktunya...
kalau masih siang gak mungkin dicepetin malemnya
kalau masih ashar, gak mungkin kita sholat magrib
karena semuanya akan kacau
semua sudah diatur dengan begitu indah dan balance
semua ada tempatnya...

subhanallah...
alhamdulillah....

Sunday, November 04, 2007

sekolahku, sekolahmu, sekolah kita


hehehe, jadi inget mo nulis sedikit tentang sekolahan euy...

minggu ini lagi baca buku sang musafir, yang ditulis sama bapak mohammad sobary (maaf ya, kalo spellingnya lagi-lagi keliru)...salah satu orang yang ku kagumi, subhanallah...

disitu, dia bercerita soal pelajaran yang diperolehnya bukan dari bangku sekolah, soal membaca tanda-tanda alam, tanda-tanda akan datang hujan dari kelananya burung, dan masih banyak lagi...

jadi inget aja soal sekolah alam yang lagi 'trend' belakangan ini...

biasanya kalo seseorang mengajakku bekerja sama, aku akan buka-buka segala hal (baca buku, browsing, nanya-nanya) soal 'hal' yang akan dikerjakan bersama tersebut... nah, giliran aku mendapat kesempatan belajar dari rekan-rekan di salah satu 'sekolahan alam' ini, aku pun mencari tahu soal asal muasal sekolahan ini...sumber tercepat tentunya internet dong...tapi ternyata, aku nggak ketemu kata kunci yang tepat untuk memulai pencarian...school of nature ? natural school ? dan sederet nama lain yang berhubungan dengan sekolah dan alam yang coba kucari. ternyata hasilnya: gak nemu loh...yang ada adalah salah satu subjek yang masuk dalam sebuah kurikulum sekolah 'konvensional' (what i mean by conventional is school with wall, not without...hehehe) hmmm....lalu diriku bertanya ke sejumlah orang yang ku kenal...ternyata gak ketemu juga yah...niwey, akhirnya kesimpulanku: ooo....sekolah alam yang dimaksud adalah sekolah yang fisiknya aja agak beda, kurikulum and all is the same...

lalu sampailah diriku pada tulisan-tulisan yang terbaca di buku sang musafir itu...kepikir ajah, hmm, mungkin sekolah alam itu gak cocok ada di perkotaan kayak 'ibukota' ini...ia lebih cocok di daerah yang alamnya bisa dieksplorasi habis untuk dipelajari langsung...misalnya, di daerah pegunungan yang ada perkebunan dan peternakan, di situ mungkin bisa diajarkan 'cara-cara' membaca alam...sedangkan yang di kota, mempelajari materi dasar soal tehnologi or teknis ekonomi lalu di tengah-tengah semester ada pertukaran ilmu (berbagi, sharing) mengenai ilmu yang masing-masing miliki jadi lebih comprehensif dan mengajarkan kerjasama sehingga akhirnya diharapkan ilmu yang masing-masing miliki gak lari kemana-mana tapi kembali lagi ke negaranya...untuk kemajuan negaranya...(taelaaa...gaya so' tahu euy)

hehehe...it just my wild imagination lah...

eh, malah temenku sms, soal kepusingannya menghadapi complain dari parents di sekolahnya yang memprotes field trip sekolahnya ke sebuah sudut ibukota yang masih kental suasana sawahnya...katanya 'the place is dirty.." lalu saat anaknya mau menangkap ikan dengan mencebur ke kali dan menggunakan tangannya...sang orangtua ada yang menyuruhnya langsung kembali ke atas karena katanya, "banyak germs..." di akhir sms, temanku ngetik, mungkin anak-anak ini bisanya diajak field trip ke disneyland or itc kali ya...

hehehe...how to 'save' the earth if we dont love it ? hiks...

jadi inget lagi betapa kemeriahan acara 17-an yang punya trade mark lomba kerupuk, sekarang di beberapa sekolah di-'banned' karena dikuatirkan krupuknya kotor dan membuat anak-anaknya batuk...jadilah lomba makan kemplang.....

aih, my country...

Saturday, November 03, 2007

berantem yuks


emmm....kemarin pas ngeliat salah satu k-drama di tipi indo, adekku berkomentar,"mengapa yah, tokoh jahat itu selalu tokoh perempuan?" aku jawab, "nggak selalu ah...tapi emang sebagian besar yah, tokoh jahatnya emang perempuan..."

percakapan singkat itu membawa pikiranku berkelana...(Taelaaa...)

iya ya, mengapa tokoh jahat itu biasanya perempuan ? coba aja, legendaris si ibu tiri, bawang merah...dst...

terus tokoh baik juga perempuan...

tokoh 'pelengkap' adalah laki-laki...kalo gak mo dibilang tokoh yang numpang lewat...hehehe...

mengapa ya 'devide et impera' (gomen, klo salah tulis) lekat dengan perempuan...

di sinetron indo juga kayaknya yang digambarkan bertengkar adalah si perempuan..ngelawan tante jahatlah, majikan jahat lah, dst...

apakah para penulis cerita berjenis kelamin perempuan ?

hmm...kayaknya gak juga deh....

(iseng banget yah, mikirin beginian...gak penting ajah)

Thursday, November 01, 2007

My journey


Hehe..skrg giliran transportasi yg dcritain.
Walau stasiun te2p t4 yg least fave untku krn pity.tp kretalah slh 1 andalan unt mobilitasku.
Kreta yg plg sring dnaikin adl krt pakuan n ciujung.krn ngelawan arus,jdñ krt ini enak bgt dnaikin..ga bdesak2.
Naik krt jg ngingetin ama dorama yg transportasiñ lbh bny naik spda ato krt.beda ama kdrama yg lbh sring gambarin mbl mewah n bus.klo sinetron indo apa yah? Ayo,sapa tau jwbnñ?hehe.
Mnunggu krt dtg aku plg snang ngamatin perilaku org2 yg mlintas dgn mata.ada tlsn no-smokìng,tp yg mrokok cuek aja,ga mrasa kliru.hiks2..
Nah,klo di dlm krt,aku sk bgt bc bk ato dgr mp4..hehe..

Tuesday, October 30, 2007

My little chamber


Ini t4 kjaku..hehe,kecil,pnuh dg gambar anak2..ga rapi emg.tp blm s4 ngatur setting display gambarñ.. Meski kecil,i love this place.alhamdulillah:-*

Monday, October 29, 2007

In d morning


Hm,ini kegiatan rutin tiap pg..krn lokasi tujuan ga ada yg dkat,jdlah tiap pg sarapan d mobil.kbiasaan lain klo maem pasti hrs dtemenin bk,hehe..ga musti manga,tp lg hobi bongkar2 manga lama,jd dbc ulang d. Bbrp hr yg lalu aku sms tmn2ku soal 1 kt yg mnrt mrk gambarin diriku..hsl replyñ buat aku jd mrasa tny mrk lìat aku on d surface..ato mrk milih unt give compliment kali yah..
Ada yg blg diriku whimsical,tp ada yg blg simple.comment plg bny sih kalem..apa iya?hehe..ga ada yg blg aku mls or gross..halah..emg mnsia ga bs dsimpulkan dg 1 kata..tlalu bny topeng euy B-)

Saturday, October 27, 2007

Nyoba


Hehe..lg pgn nyoba mobile blog neh. Tnyata ga susah jg.tp aga ribet ngetik aja sih,jariñ jempol smua seh.hehe..i like this hp B-)

tentang sumpah


aku merasa miris dengan hari sumpah pemuda

apalagi setelah baca koran kemarin kalo gak salah soal sumpah pemuda ini...

boro-boro ngomongin persatuan dan kesatuan

untuk merasa cinta aja, rasanya sulit sekali...

(kan yang sumpah juga bukan kita neng....)

untuk berbahasa satu, bahasa indonesia aja...gak dianggap...

sekarang harus bisa dwi, tri, bahkan many language...ktnya kalo gak mau tertinggal...

tertinggal dari apa dan mau ke mana ?

jadi inget suatu tulisan seseorang yang mengatakan bahwa kita ini bangsa yang loncat-loncat

harusnya kita masih di budaya membaca, tapi langsung loncat ke budaya teknologi....makanya tergagap-gagap deh...bahasa ibu belum bisa (apalagi kita tinggal di kepulauan...makanya bahasanya jadi banyak dan masih sering terjadi mis-kom akibat bahasa daerah...) eee....mau 'sok' bahasa tetangga...

untuk berbangsa satu, bangsa indonesia...

ah, malu ah...banyak kekurangannya...mendingan menggali dan memajukan diri di bangsa lain... diri ini jadi lebih terjamin...

hiks, hiks, hiks, apa itu tidak lebih kejam dari memakan daging saudaranya sendiri ? dari keturunannya sendiri ?

untuk bertanah air satu, tanah air indonesia...

sama aja...tanah airku bukanlah tanah tempatku lahir...tanah airku...tempat tumpah darah

tempat bermusuhan, tempat berantem...

hiks

aih...sedih nian....

Saturday, October 20, 2007

ditelan angin

di suatu kereta gondola, senja hari:

Y: "Aaaaah...sugoiii...senengnya bisa menghirup udara kayak gini, menikmati pemandangan kayak gini...terimakasih ya tu, mau nemenin diriku..."
X: "yah...daripada nanti repot kalau dirimu bunuh diri, mendingan ditemenin toh, lagian diriku gak ada kerjaan juga...libur pula.."
Y: "tu...kenapa ya, fasilitas kayak gini gak banyak dibangun...kemarin baru jalan lewat dekat rumah aja, tanah kosong deket situ dah dipagerin dan dari gambar-gambar yang ada di pager itu...kayaknya bakalan dibangun mall dan apartemen lagi tuh..."
X: "lah, bukannya dirimu seneng ke mall ? bersyukur dong harusnya..."
Y: "ah, suka gitu...dirimu juga gak tahu mau ke mana lagi kan kalau gak kesana ? emg warga jakarta dikasih banyak pilihan ? yeeey...paling murah ya ke mall, rekreasi kayak gini, mo masuknya aja udah berapa...sedang ke mall, masuknya kan gratis...niwey, it makes me think, gilee ya, semakin banyak mall kan menunjukkan dan mempromosikan gaya konsumtif ya...udah gitu barang-barang di mall kan gak bisa ditawar, beda ama yang dipasar2...gimana perekonomian jalan ya..."
X: "Waah, lo liburan kayak gini ngobrolin gituan ? yang bener ajee..."
Y: "tapi bener tu, kemarin waktu akhirnya jalan ke sensi, ngeliatin kanan kiri isi mall gede itu, kayaknya sedih aja...harusnya pengelola mikirin bahwa isi toko2 yang ada disitu untuk orang2 kita, punya orang2 kita, bukan kita sebagai penjaganya dong... daripada beri franchise mahal roti luar negeri, kenapa gak memberdayakan tukang roti keliling ? kalau mereka butuh latihan lagi, kenapa gak mereka dikirim belajar ke luar untuk kembali kesini dan menjajal kemampuannya, tapi dengan kreasi sendiri...g suka sedih aja kalau ngeliat bapak-bapak tua jualan roti keliling yang dipanggul itu...setiap kali ketemu, g selalu berdoa supaya rotinya habis dibeli di hari itu..."
X: "neng, klo dirimu gak beli rotinya dan cuma mendoakan aja....mah sama ajah...emang lo mau maem rotinya ? pasti lo lebih milih roti-roti yang bisa bicara atau bercerita atau yang sejenisnya kan, daripada roti si bapak itu ? buktinya kenapa lo gak milih beli rotinya dan sebatas mendoakan aja? yee"
Y: "...ngg....aku gak suka rasa coklatnya tu....suka lengket...hiks...ah, lo membuat diriku merasa bersalah nih!"
X : "hihihi....tapi lo bener juga sih, mendingan dikasih modal ya, untuk beli bahan baku yang bagus trus modalnya itu daripada dibalikin mendingan dibuat perjanjian untuk memberikan modal baru untuk temannya ya, biar berkembang terus dan gak berhenti...hhhh...."
Y: "Betul tu, kayaknya juga gak adil aja, kita dah tahu yang punya modal besar adalah yang dagang di mal, tapi kita sukarela beli barang-barangnya...eh, giliran kita ke pasar, yang pedagangnya mungkin gak punya modal terlalu besar, kita masih nawar2 ya...hiks, jadi inget tukang sol sepatu keliling tu...kemarin dia aku kasih 15rb, itu setelah ditawar, dan katanya diriku masih kasih dia kemahalan, hiks, kalau cuma aku yang jadi pelanggannya hari itu, gimana ya...huaaa......sediiihhh...."
X: "hihihihi....percaya kok dirimu sedih...tampangmu jadi manyun gitu"
Y: "Tu, aku juga ngerasa mungkin pegawai di tempat yang tugasnya men'dagang'kan komoditi indo itu belajar banyak tentang barang-barang di indo dan sejarahnya, tugasin itu ke pelosok indo, baru abis itu dibiarkan untuk berpameran ke luar sehingga not just put out a face tapi have a thorough knowledge ttg sesuatu yang dipromosikannya..."
X: "haik..haik...kayak dirimu yang sebel banget kalau belanja sesuatu tapi penjualnya gak tahu apa-apa tentang yang dijualnya kan ya ?hihihi.."
Y: "Tu...sedih ya..."
X: "hihihi...terus lo mau apa ?"
Y: "....iya ya...mau apa ya diriku...."

Monday, October 15, 2007

the fear

tadi baru nonton metro tv tentang adiksi. disitu ada seorang wanita yang bilang bahwa adiksi pertamanya adalah rasa takut. jadi inget kalau dulu juga dr. robin pernah bilang bahwa masalah utama masyarakat (i forgot apakah ia ngobrolin soal amerika aja atau dunia) adalah rasa takut. jadi kebayang ajah (refleksi diri 'bo)...betapa kita ini dikelilingi oleh rasa takut ya...
takut dinilai orang lain
takut gagal
takut diketawain
takut dihina
takut miskin
takut mati
takut ama tuhan gak ya ?
rasa takut juga deket banget sama kebohongan.
karena takut, jadilah berbohong.
padahal bohong itu nyiksa.
dan it keeps rolling seperti yang sering dikasih judul 'lingkaran setan'
apa bedanya ya, dengan kita gak percaya pada tuhan
tiap hari kita mohon diberi petunjuk
tiap hari kita mengagungkan kebesarannya
tapi tetap takut pada hal-hal lain diluarnya
kadang aku berpikir manusia itu suka kebangetan
tuhan aja gak minta dimaklumi
eeh...yang hambanya tuhan minta dimaklumi:
"Maklum, manusia, wajar dong kalau bohong, khilaf, lalai, lupa (u can add it up with everything else in this list)"
apakah wajar kalau keterusan ?
betapa banyak kita minta keistimewaan sebagai manusia itu
tanpa pernah inget bahwa kita bukanlah tuan, tapi hamba...
mungkin untuk yang satu ini kita justru sangat berani, gak menunjukkan takut sama sekali
dan karena kita seringkali memainkan peran 'tuan'
jadinya kita merasa kita lebih tahu pilihan yang baik buat kita
dan kita pun memilih
padahal memilihnya berdasarkan rasa takut
takut dinilai orang lain
takut gagal
takut diketawain
takut dihina
takut miskin
takut mati
takut....
takut...
takut...

Wednesday, October 10, 2007

derajat kebahagiaan


setelah nonton house yang episodenya ada kasus anak autism

di situ diceritakan 1 keluarga yang punya putra seorang autis yang sakit muntah (sebelumnya tidak pernah ada gejala ini) maka dibawalah ke rumah sakit, karena house spesialisasi kasus-kasus 'tak terdiagnosis' maka ia tertarik untuk menangani kasus ini.

yang membuatku tertarik pertama adalah bagaimana ia mencontohkan teman-temannya how to treat si pasien sehingga mau mengenakan 'mask' untuk obat biusnya, dia mencontohkan terlebih dahulu dan barulah si anak mengikuti...

buatku: ini prinsip dasar dalam teaching "You'll do what u teach, u dont tell or preach"

lalu ada satu dialog yang diucapkan house yang kurang lebih isinya: i envy him, enak loh jadi seorang yang tidak perlu menunjukkan rasa peduli pada orang lainnya....

buatku: this teach me to be sincere in everything i say to others...honesty is the best policy...not basa basi...hehehe

lalu ketika ia mengajak bicara si anak untuk menunjukkan tempat bermainnya sehingga ia akhirnya bisa menegakkan diagnosis yang lebih akurat, dan saat itu bahkan si orangtua berkata bahwa anak ini gak bisa diajak dialog...ternyata bisa tuh dia menunjukkan tempat awal dia merasa sakit.

buatku: this should enlight all ppl that we must work from the positive view of all things...even though it's only a movie....pasti realitas lebih hebat dong, wong director-nya tuhan....

and the last, ketika anak itu berhasil disembuhkan (bukan dari autis, dari sakitnya), house dan wilson lagi ngobrol sambil memandang ke arah kamar si anak yang lagi siap-siap pulang.

house bilang kalau ciuman pertama yang melibatkan lidah itu derajat kebahagiannya 8; dan orangtua yang punya anak selamat dari kematian derajat kebahagiannya 10 sedangkan yang ditunjukkan oleh orangtua si anak autis tersebut cuma 6.5. karena ia akan kembali ke rutinitas lama yang cukup repot untuk ngurus anak special needs...dan ketika anak itu dan keluarganya melewati house saat mau pulang, anak itu memberikan games kesayangannya pada house yang diterima tanpa ekspresi dari house, wilson says: "that's a 10 degree of happiness"...

buatku:
berapa ya derajat kebahagiaanku menjalani rutinitasku?
berapa ya derajat kebahagiaanku menjalani ibadah?


Minal aidin wal faizin
eid mubarak for all my friends

Saturday, September 29, 2007

jalan pulang


baru aja baca tulisannya samuel mulia di kompas yang judulnya game over.

ternyata diriku masih bisa nangis ya, baca tulisan itu...

aku jadi inget aja tentang jalan pulang yang dituliskannya itu

tuhan itu begitu murah hati, dia dah ngasih peta perjalanan untuk jalan pulang itu.

dia dah ngasih tahu tempat tujuannya dan dah ngasih peta lengkap yang bisa nuntun kita kembali ke 'rumah' itu...

sayangnya, aku seringkali sok tahu, sok tahu arah tujuan..suka mampir-mampir gak jelas

ke tempat-tempat yang juga gak jelas

padahal tuhan dah mengamanatkan arrival time kita

mudah2an gak nyasar ajah...amin.


mempersiapkan jalan pulang yang dimaksud seringkali diartikan hubungan yang sifatnya vertikal. padahal vertikal dan horizontal kan harusnya seimbang. gimana bisa nyampe ke arah yang benar kalau misalnya mau mengajak orang lain berbuat baik tapi dengan cara ngancam, marah, menakutkan?
we are what we teach, isnt it ?

we are the best teacher for everybody else, arent we ?


jadi inget juga kalau tadi malem dateng ke resepsi teman

lalu seing my own picture...a big fat short girl...

lalu nonton sebuah film meksiko(?) amerika latin ya ?

dimana sang suami lebih cinta kepada seorang wanita muda dan kurus dibanding istrinya yang gendut

well kata kunci untuk wanita adalah: kurus ?

hmmm....pada akhir hidupnya pun, ia masih membayangkan si wanita selingkuhannya itu

mungkin istrinya gak muat di frame movie itu...(gomen...)



apakah aku makin tersesat ?


Friday, September 28, 2007

Update



  • beberapa waktu yang lalu pernah terpikir soal manusia yang berubah: betul tidaknya manusia bisa berubah. Mungkin kurang lebih sekarang aku ber'kesimpulan' bahwa: ya, manusia memang bisa berubah, tapi manusia tidak bisa mengubah manusia lainnya. Jadi manusia bisa berubah kalau dirinya sendiri yang mau berubah

  • baru baca lanjutannya sands chronicle, tentang cinta pertama...mengapa disebut cinta pertama karena setelah itu ada cinta kedua, ketiga dan seterusnya, maka jangan berhenti di cinta pertama...wakakak....sama prinsipnya sama agatha christie, membunuh itu yang sulit adalah yang pertama kali, selanjutnya akan lebih mudah untuk dilakukan lagi...begitu pula dalam menyakiti orang lain...di buku ke kelima ini, saat jam pasirnya jatuh dengan posisi miring dan pasirnya berhenti turun, ada kata-kata, "Andaikan waktu bisa berhenti di masa sekarang..."

  • bulan ramadhan ini, jadi sering mengikuti acara open together euy...silaturahmi dengan teman-teman lama, catch up dengan cerita tentang perkembangan mereka... alhamdulillah, ikut bersyukur atas karunia yang mereka terima..

  • abis nonton music & lyrics...katanya music itu physical appearance dan lirik itu baru 'content-nya' jadi dua-duanya harus saling 'kerjasama' untuk menciptakan lagu yang hebat...

  • abis merasa kesepian...

  • abis itu apa ?



Saturday, September 22, 2007

teman

lagi pengen ngobrolin tentang teman...pertemanan
akhir-akhir ini aku lagi seneng banget baca Yuukan club, yang dikarang Yukari ichijo.
manga ini lucuu, seru dan mengingatkanku pada karakter di sitcom friends...tokohnya sama, 3 pere & 3 co...kalo dari tahun dibuatnya, manga ini published di tahun 1981, hiks baru di translate tahun ini ama elex...dan bentar lagi bakal dipublished jadi dorama...cant wait 2 watch it !!! salah satu dorama buruan neeehhh...
menilik pertemanan yg kulalui dari sejak dulu kala...:

Prasekolah: temen2ku ya tetanggaku...alhamdulillah,
di sekitar rumah banyak anak kecil, jadi kita main rame2...berhubung gak ada tipi, ortu kerja, akhirnya permainan kita ya petak umpet, ke lapangan, lari-lari..seruuu...dulu lingkungan tempat tinggalku ini belum sepadat sekarang, masih banyak celah untuk ngumpet...pohon-pohon gede juga masih banyak, gak kayak sekarang banyakan di pot...hihihi...jadinya kita bisa bikin tempat leye2 kayak di hawai pake kain gendong bayi itu...dst...temanku ya campur aduk karena alhamdulillah di lingkunganku tinggal gak mayoritas suku atau agama tertentu...tapi menjelang masuk SD, temen-temen kecilku ini bertebaran, ada yang pindah rumah dst...aku pun 'hilang' dari mereka...

SD: pertemanan ini didominasi oleh klp populer/tidak...i'm not include in the populer one...so, i'm hanging out with siapapun yang duduk di sampingku...tapi yang paling berkesan adalah pertemananku ini punya kelompok belajar bersama ceritanya...kita ber5, 2 co dan 3 ce...hehehe, banyakan sih kita 'bertamu' ke salah satu rumah lalu ngacak-ngacak isi kamar dan lemari serta kulkasnya...mungkin karena dulu permainan atari (ya elah...tahun jebot banget...) gak terlalu menarik buat kita, kita lebih banyak gak menghabiskan waktu di depan tipi, banyakan nyoba bikin kue, betulan ngerjain pe-er, pinjam meminjam buku (dulu yang lagi populer serial mimin...hihihi), petak umpet sama yang paling penting adalah main sepeda...nah, disini kita juga kenal kebudayaan suku lain karena kebetulan (lagi-lagi) temanku berbeda suku dan agamanya... tapi menjelang SMP, dengan tempat tujuan sekolah yang berbeda, pertemanan ini pun 'hilang'...

SMP: hihihi, pertama kali kenal 'jatuh cinta' tapi yang berkesan adalah pertemanan dengan 3 orang perempuan hebat...hihihi, kita ber4 deket dimulai dari taraweh di mesjid yang sama, akhirnya bikin kelompok namanya JAMM, karena masa2 genit, akhirnya puasa kita abiskan di jalan untuk mencari tahu rumah cowo keren yang kita liat di mesjid (niat banget gak sih) terus gara2 co yang berinisal K ini, kita jadi tahu jalan2 tikus untuk dilewati sepeda...oh ya, pengalaman menjelajah mall yang pertama jg di masa2 ini...kita saling nginep maraton juga disini..hihihi, kena marah bareng juga di sini...berantem terus baikan lagi juga sama2...tapi...dengan memasuki masa SMA, kita juga jadi gak sedekat masa SMP lagi, apalagi jurusan yang kita ambil juga beda (dulu penggolongannya FIS, BIO, SOS dan BUD)

SMA: nah, disini pertemananku gara2 punya hobi yang sama, dan kita gabung di OSIS sama ngurus majalah sekolah bareng...tapi pas di pertengahan, karena punya 'pacar' masing-masing, jadinya gak seintensive masa2 sekolah sebelumnya deh...akhirnya bubar jalan waktu masuk univ yang berbeda-beda

S1: pertemanan dengan 2 kelompok yang ternyata gak nyambung satu sama lainnya...hehehe...jadi punya kelompok untuk bikin tugas yang beda ama kelompok main...dengan waktu berjalan, akhirnya juga persahabatan ini jalan masing-masing

profesi: hehehe...disinilah diriku menemukan pertemanan yang kompak sekali, yang melibatkan satu angkatan. walaupun jumlahnya gak sedikit (26 orang), tapi kita bisa saling mengetahui, saling menunjukkan siapa kita sebenarnya dan saling support satu sama lain dengan smooth...

NOW: di dunia kerja, pertemanku lebih bny dengan anak-anak...hihihi, dengan orang dewasa, biasanya diriku hanya mendengar cerita lama yang diulang-ulang, gak pernah mau buka buku baru...hehehe...alhamdulillah sampai saat ini, pertemuan rutin dengan teman2 SMA dan profesi masih berjalan...kontak masih tersambung...
oh, aku berkenalan dengan teman baru: "teman suara, teman ketikan" hihihi...hari gini gitu loh...kayak berteman sama hantu ajah, gak keliatan mukanya...(mungkin karena mereka memang hantu beneran...)


apa sih arti berteman itu ?
bagaimana cara menjadi seorang teman ?
apakah aku sudah menjadi seorang teman bagi yang lain ?

Tuesday, September 18, 2007

ramadhan


dah bulan ramadhan lagi euy
entah kenapa, menghadapi ramadhan tahun ini rasanya seneng banget
menghadapi rutinitas yang akan dihadapi juga tampaknya can't wait
eeh...pas menjalani
kok ya hari-hari awal malah grabak grubuk ya ?
mungkin karena tugas-tugasnya kebetulan lagi banyak,
dan diriku bukanlah pembagi waktu yang baik
makanya jadilah huru hara
tapi makin ke sini, makin stabil-lah, mudah2an
tahun ini, ada yang lain di mesjid 'langganan'-ku
di daerah rumah lagi 'kebanjiran' warga malaysia yang study di salah satu univ swasta di kawasan jakbar
makanya mereka banyak yang kontrak di sekitar rumah
suasana mesjid jadi ramai celoteh melayu...hehehe
satu hal baik yang aku rasa dari mereka,
mereka ini 'penyelusup'. jadi kalau jamaah di mesjidku ini suka banget merapatkan sajadah, nah...para jamaah dari malaysia ini 'mengenalkan' kembali arti merapatkan shaf....jadi lucu aja liat ada ibu yang bengong karena tiba-tiba di sampingnya ada sosok jelita padahal dia sudah merapikan sajadahnya...hehehe...
pemandangan indah karena jadi ramai wajah cantik di mesjid ini (cuma keliatan yang wanita euy..yang pria sulit, karena gak pake kacamata, jadinya keliatan semua wajah sama kaburnya...hehehe)
di bulan ramadhan ini, aku kembali menekuni hobi-ku...senengggg banget
aku suka banget masak dan menjahit
tiap menjelang buka jadilah diriku koki yang nyobain macem2 resep...
klo dulu menghindari yang namanya bawang n cabai, eeh, sekarang 2-2nya jadi ingredients yang gak boleh ketinggalan
jadi inget kalo dulu pernah punya cita-cita bikin resto...hehehe
terus tentang jahit...aku baru aja nyelesain jahitan as a present for my friends
entah kenapa, aku lebih suka give my friends something that i made by myself...
rasanya lebih personal ajah...walaupun hasilnya mungkin gak long lasting...
hehehe...
jadi inget juga kalo dulu pernah pengen kursus jahit, tapi menghindari ujiannya...hihihi...
oh ya, balik lagi ke mesjid...
klo tahun lalu aku bawa-bawa catatan untuk nyatet isi pikiranku mendengarkan ceramah...sekarang, ada beberapa orang yang membawa catatan untuk mencatat ceramah singkat itu...hehehe...alhamdulillah, mengurangi gosip...which makes me wonder, kenapa ada acara sahur yang salah satu topiknya adalah gosip...hiks...
isi ceramahnya so far ? masih soal meminta pada allah, maka akan dikabulkan...
intinya mungkin para penceramah ini ingin mengembalikan ingatan para jemaah bahwa kembalilah hanya minta pada allah, bukan pada yang lain (positive thinking...hehehe)
klo aku punya kesempatan ngatur tema kultum kali 2 (soalnya ceramahnya kurang lebih 15 menitan) aku pengen membagi 2 tema besarnya: hubungan antar manusia dan dengan allah. lalu mulai kembali dengan mengingatkan "yuk, kita sama-sama mengucap salam," kisah-kisah soal salam-menyalami ini, sampai akhirnya kehidupan rukun dan tolong menolong...
untuk hubungan dengan tuhan, mungkin mulai lagi dengan kenalan kembali dengan tuhan...which is yang bisa dikenal lewat namanya....how to love without fear but because of loving....cinta bukan karena ada hukuman dan hadiah tapi karena kita memang jatuh cinta...hehehe....(taelaa...)
intinya mah, apa sih yang realistis diberikan selama kultum kali 2 itu ? mana yang akan lebih mengena ke pendengarnya ? kisah2 atau naskah teks ? entahlah...makanya mungkin yang harus kasih kultum kali 2 itu adalah orang-orang yang jadi jamaah mesjid tersebut dulu (atau selang-seling) biar membumi...seperti yang ingin diajarkan dari bulan ini...
(barangkali loh...)